Tuesday, November 19, 2013

Here i am..Makassar !!

Yap..benar..Alhamdulillah..sekarang udah di Makassar, setelah berjuang hampir setahun lebih dr awal mengajukan Surat permohonan pindah. Pindahnya ke Kantor yang benar2 beda aliran hehe..yang dulunya ngurusin gangguan dan pelanggan, sekarang masuk dikantor yang ngurusin proyek pembangunan. Bidang kerja yang saya masuki pun benar2 beda, dr yang dulu cuma ngerjain laporan dan evaluasi gangguan sekarang ngurusin tanah dan ijin hutan, hmmm..belajar mulai dari nol lagi :)

Sekarang masih tinggal di rumah mertua, secara kita belum punya rumah hehe..agak menyesal jg sih dr dulu ga sempat nyari2 rumah, tapi gak apa apa karena anak-anak juga masih kecil, kami masih butuh pendampingan orang tua walopun yg jagain ada. Fillah pun sekolah di TK dekat rumah, makanya kami masih enjoy aja tinggal di rumah orang tua, tapi insyaAllah tahun depan kemungkinan kami akan pindah ke rumah Orang tua yg berlokasi di Antang, yang sementara ini lagi di kontrak orang.

Si papa pun sementara ini masih bolak-balik Manado, karena kantor nya disana masih membutuhkan dia, paling tidak sampai awal tahun 2014 untuk mengurus mengenai Laporan Keuangan dan Pajak perusahaannya. Sampai2 bos nya rela mengeluarkan uang tiket PP Manado-Makassar setiap bulan diluar gaji. Yah.. apapun itu dijalani saja as long as we still happy n enjoy hehehe..selalu mensyukuri apapun itu selama kita masih bisa menjalani nya dengan hati yang senang.
Saya pun sudah mulai dapat tugas penjalanan dinas, yang dulunya waktu di Manado selalu ku tolak hehe..abisnya ga enak nolak tugas, karena saya masih pegawai baru dan kondisi sekarang pun sdh lebih memungkinkan karena sdh dikampung sendiri, si adek jg udah mau 2 tahun walopun ASI nya masih jalan, anak2 jg ada yang ngawasin karena ada Orang tua jd saya merasa lebih nyaman meninggalkan anak. Lumayan juga buat nambah2 tabungan hahaha.

Monday, May 20, 2013

Otak-otak Ikan Homemade


Biasanya kalo weekend jadi waktu buat saya uji coba resep, kebetulan di kulkas ada ikan yang whole daging alias ga ada tulang, kalo di Manado namanya ikan Tindarung, bahasa Indonesia nya ga tau, ikan ini sepertinya ikan laut dalam, karena besar2 dan cuma ada tulang tengah saja mirip ikan Tenggiri, jadi enak buat dibikin bakso, nugget dll. Nah kali ini mau nyoba bikin otak-otak, coba browsing resep, pilihan saya jatuh di resep ini karena bahan2 nya semua ada dirumah.

Bahan :
350 gram daging ikan Tenggiri----saya pake ikan Tindarung
100 ml santan dari 1/2 kelapa ---- saya pake 1 santan kara yang bungkus kecil
1 btr putih telur
100 gr kanji ---- saya pake tepung tapioka Rosebrand
Daun kucai diiris halus ---- saya ganti daun bawang
8 siung bawang merah diiris halus 
1/2 sdt merica bubuk
Garam dan gula pasir secukupnya

Cara membuat (versi saya) :
Daging ikan di giling sampe halus, masih dalam blender saya kasih garam, gula dan merica, giling sebentar trus tuang putih telur dan santan, giling lagi sebentar , lalu tuang daun bawang dan bawang merahnya, terakhir tuang tepung tapioka nya sampai tercampur rata. Jangan lupa dicicip, daripada entar kurang garam kalo dah jadi ga bisa ditambahin lagi, walopun masih mentah insyaaallah ga bikin sakit perut hahaha. Kalo versi resepnya di campurnya pake diaduk dgn sendok/sutil, tp karena sy ga mau ribet tinggal campur aja semua dlm blender, biar blendernya yang ngaduk hihihi..
Nah sekarang tinggal bungkus dengan daun pisang, enaknya karena dibelakang rumah saya ada pohon pisang, jadi tinggal ngambil hehe.. pake daun yang agak muda yaa biar gak gampang sobek waktu dibungkus, siapkan tusuk gigi, pake klip jg boleh , dilipat pun jg kayaknya ga masalah karena adonannya bukan cair jd gak bakal tumpah.
Setelah dibungkus kukus selama kurang lebih 20 menit. Setelah dikukus siap disantap atau mau digoreng dan dibakar juga boleh.

Fotonya ini, setelah menjadi adonan, setelah dibungkus dan setelah di kukus.
Ternyata walopun bukan ikan Tenggiri rasanya ga jauh beda, selamat mencoba ^_^


Thursday, May 16, 2013

Ketika Aku Tua

Tiba2 nyesek baca ini..hiks

KETIKA AKU TUA

Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.

Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tekhnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.

Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku. Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur
Dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

Friday, March 15, 2013

Baru bangun lagi :D

yup..saya baru bangun lagi buat ngeblog setelah lama tidur panjang hehehe...maklum sepanjang 2012 kesibukan di kantor yang tidak biasanya, ditambah dua anak yang lucu yang menyita hari2 ku sampe ga bisa ngeblog (baca : malas) , so... lets start de story